ANTISIPASI MENGHADAPI BENCANA KEKERINGAN DI KABUPATEN KLATEN

ANTISIPASI MENGHADAPI BENCANA KEKERINGAN DI KABUPATEN KLATEN
ANTISIPASI MENGHADAPI BENCANA KEKERINGAN DI KABUPATEN KLATEN

Sebagai bentuk antisipasi terjadinya bencana kekeringan yang panjang dampak dari fenomena El Nino, Bappedalitbang mengadakan Rapat Koordinasi Penanganan Daerah Rawan Kekeringan di Kabupaten Klaten Senin (21/08). Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Bappedalitbang dihadiri oleh anggota Forum CSR dan BPBD Kabupaten Klaten. 
Prakiraan berakhirnya musim kemarau tahun ini sebelumnya jatuh pada Bulan Oktober dimungkinkan akan memanjang hingga akhir tahun. Dengan memanjangnya musim kemarau ini berdampak pada daerah di Kabupaten Klaten yang rawan terhadap kekeringan. BPBD Kabupaten Klaten telah melakukan kegiatan dropping air bersih yang dimulai sejak bulan Juli ke daerah terdampak kekeringan sebanyak 218 rit atau tangki. Selain BPBD, Perusahaan Air Minum Daerah (Perumda AM) Tirta Merapi turut berpartisipasi dalam dropping air bersih. Daerah terdampak kekeringan yang menerima dropping air bersih ada di beberapa desa pada 2 kecamatan, Kemalang dan Bayat. Karena ada prediksi memanjangnya musim kemarau diperlukan komitmen Forum CSR terutama pelaku usaha untuk bersama ikut mengatasi bencana kekeringan di Kabupaten Klaten.
Dalam kesempatan, Forum CSR sepakat untuk melakukan komitmen membantu daerah yang kekeringan dengan memberikan bantuan CSR.
“Kami berterima kasih atas komitmennya pada pelaku usaha untuk bersama-sama menangani bencana kekeringan di Kabupaten Klaten ini.” Tutup Kepala Bidang PSDAIK, Sutrisno, ST, M.Si.

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0