SOSIALISASI IKD UNTUK SAMAKAN PERSEPSI DAN KOMITMEN DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BENCANA

SOSIALISASI IKD UNTUK SAMAKAN PERSEPSI DAN KOMITMEN DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BENCANA

SOSIALISASI INDIKATOR SASARAN RPJMD 2025-2029, INDEKS KETAHANAN DAERAH (IKD)

Bapperida Klaten selenggarakan Sosialisasi Indikator Sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, Indeks Ketahanan Daerah (IKD) di Cafe & Resto Layar Tjokro, Tulung (27/01).

Kegiatan ini bertujuan penyamaan persepsi dan memperkuat komitmen bersama sebagai bentuk dukungan konkret Perangkat Daerah dan lintas sektor dalam pencegahan dan penanggulangan bencana. Materi pertama disampaikan oleh Pj. Sekretaris Daerah, Jaka Purwanto,S.Sos. M.M. "Indeks Ketahanan Daerah (IKD) sebagai parameter untuk mengukur kapasitas/kemampuan daerah dalam penanganan dan penanggulangan bencana”. Risiko bencana di Kabupaten Klaten sanga besat sehingga perlu dimitigasi dan perlu disusun manajemen risikonya.

Pandu Wirabangsa,S.H.,M.Eng. selaku Kepala Bapperida menambahkan "Guna mendukung perencanaan pembangunan yang responsif kebencanaan, Bapperida berperan sebagai koordinator integrasi IKD dalam dokumen perencanaan dan evaluator capaian ketahanan daerah." Bapperida siap membantu dalam konsolidasi data lintas Perangkat Daerah maupun pelaksanaan deseminsi pemenuhan data indikator IKD. Nilai IKD Kabupaten Klaten tahun 2025 sebesar 0,94 dengan peringkat tertinggi se-Provinsi Jawa Tengah. Hal ini justru menjadi hal yang perlu pemikiran bersama.

"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendorong komitmen stakeholder terkait dalam mewujudkan Katangguhan Kabupaten Klaten dalam menanggapi bencana." Ujar Hadi Susanto,S.IP.,M.Cs. Perangkat daerah untuk mendukung kebutuhan data dan Kecamatan untuk mendorong desa membentuk forum pengurangan risiko bencana level desa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Klaten, Syahruna, SH, CN menyampaikan, “Ke depan akan dilaksanakan jambore forum kebencanaan dan akan dilaksanakan diklat dengan sasaran satgas kencana dan Kasi Trantib Kecamatan”. Harapan untuk mitigasi bencana dapat dilakukan mulai dari unsur wilayah terkecil, sehingga akan memperkuat ketahanan kita dalam menghadapi bencana.

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0